Cara Mudah Mencegah Hipotensi karena Perubahan Posisi Tubuh

Hipotensi postural atau hipotensi ortostatik adalah menurunnya tekanan darah karena perubahan posisi tubuh. Misalkan kamu merasa pusing, penglihatan kabur, bahkan pingsan saat mengubah posisi tubuh dari duduk ke bangkit atau dari tidur ke bangun.

Dosen Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Makassar, Dito Anurogo mengatakan, ada pencekatan non-farmakologis atau terapi tanpa obat untuk mencegah dan mengurangi episode hipotensi ortostatik ini. “Hipotensi dalam bentuk sedang dapat menyebabkan pusing, lemas, pingsan, dan risiko cedera akibat jatuh,” kata Dito dalam keterangan tertulis kepada Tempo.

Hipotensi level sangat rendah, menurut pendiri School of Life Institute, ini dapat membuat tubuh kekurangan oksigen untuk menjalankan fungsinya, yang mengakibatkan kerusakan pada jantung dan otak. Berikut cara mencegah dan mengatasi tekanan darah rendah karena perubahan posisi tubuh:

Ada pula pendekatan farmakologis atau pemberian obat untuk pasien hipotensi. Hanya saja, dokter harus mengidentifikasi dulu kondisi penderita, apakah termasuk hipotensi ortostatik tipe hipoadrenergik (neurogenik) atau tipe hiperadrenergik. Adapun jenis obat yang biasanya diresepkan oleh dokter, antara lain fludrocortisone, midodrine, atau pyridostigmine.

“Hipotensi perlu segera diatasi oleh dokter, sebelum berlanjut menjadi komplikasi,” kata Dito Anurogo yang tengah menempuh S3 di International PhD Program for Cell Therapy and Regeneration Medicine (IPCTRM), College of Medicine, Taipei Medical University (TMU), Taiwan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.